Yayasan Pendidikan Islam Pondok Pesantren Baitul Quran menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Direktur Operasional perusahaan jasa tenaga kerja Medan PT Macan Sejahtera Cahaya, Kasim, SH., MH., atas bantuan pembangunan Mushola Al-Qasim di lingkungan pondok pesantren yang berlokasi di Jalan Bandar Labuhan, Dusun III, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Pembangunan mushola tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap pengembangan sarana ibadah dan pendidikan agama bagi para santri Pondok Pesantren Baitul Quran.
Kehadiran fasilitas ibadah yang layak dinilai sangat penting dalam menunjang aktivitas spiritual dan pembinaan karakter santri di lingkungan pesantren.
Selain dikenal sebagai sosok yang aktif dalam dunia profesional, Kasim juga menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi terhadap dunia pendidikan Islam dan pembangunan fasilitas keagamaan. Bantuan pembangunan Mushola Al-Qasim menjadi wujud nyata kontribusi tersebut.
Kepala Sekolah SMP Yayasan Islam Baitul Quran, Andri Suryono Berasa, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, pembangunan mushola ini merupakan harapan besar bagi seluruh keluarga besar pondok pesantren karena selama ini para santri belum memiliki mushola sendiri sebagai pusat kegiatan ibadah.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kasim atas perhatian dan kepeduliannya terhadap pondok pesantren kami. Kehadiran Mushola Al-Qasim sangat berarti bagi para santri dan tenaga pendidik karena selama ini kami belum memiliki fasilitas mushola yang memadai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama bertahun-tahun para santri harus memanfaatkan ruang belajar atau area sederhana untuk melaksanakan kegiatan ibadah berjamaah. Kondisi tersebut tentu memiliki keterbatasan, terutama ketika jumlah santri terus bertambah dari tahun ke tahun.
Dengan dibangunnya Mushola Al-Qasim, pihak yayasan berharap kegiatan keagamaan di pondok pesantren dapat berjalan lebih baik, nyaman, dan khusyuk. Mushola nantinya tidak hanya digunakan untuk salat berjamaah, tetapi juga untuk kegiatan mengaji, pembinaan akhlak, ceramah agama, hafalan Al-Qur’an, hingga berbagai aktivitas pembentukan karakter Islami bagi para santri.
Menurut Andri, keberadaan mushola memiliki peranan penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang religius. Sebab, pondok pesantren tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar ilmu umum dan agama, tetapi juga menjadi tempat pembentukan moral serta kedisiplinan generasi muda.
“Kami berharap Mushola Al-Qasim nantinya menjadi pusat pembinaan keagamaan dan spiritual bagi seluruh santri. Semoga pembangunan ini membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Operasional PT Macan Sejahtera Cahaya, Kasim, SH., MH., menyampaikan bahwa pembangunan mushola tersebut merupakan bantuan pribadi sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan agama dan fasilitas ibadah di lingkungan pesantren.
Menurutnya, pesantren memiliki peran besar dalam mencetak generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan memiliki nilai-nilai keislaman yang kuat. Oleh sebab itu, keberadaan sarana ibadah yang memadai menjadi kebutuhan penting yang harus didukung bersama.
Kasim mengatakan bahwa pembangunan rumah ibadah bukan hanya sekadar pembangunan fisik semata, tetapi juga bagian dari investasi sosial dan amal jariyah yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Semoga Mushola Al-Qasim dapat memberikan manfaat besar bagi para santri dan masyarakat sekitar. Kami berharap keberadaan mushola ini dapat menunjang aktivitas ibadah agar lebih nyaman dan khusyuk,” ungkapnya.
Dalam proses pembangunan tersebut, Kasim menunjuk PT Ibnu Sada Jaya sebagai kontraktor pelaksana pembangunan Mushola Al-Qasim. Penunjukan tersebut dilakukan karena PT Ibnu Sada Jaya dinilai memiliki pengalaman dan komitmen dalam mengerjakan berbagai proyek konstruksi secara profesional.
PT Ibnu Sada Jaya sendiri dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi serta jasa tenaga kerja Medan yang telah menangani berbagai proyek pembangunan di Sumatera Utara dan sejumlah daerah lainnya.
Dengan pengalaman yang dimiliki, perusahaan tersebut dipercaya mampu menyelesaikan pembangunan mushola dengan kualitas yang baik dan tepat waktu.
Keberadaan perusahaan jasa tenaga kerja Medan seperti PT Ibnu Sada Jaya dinilai memiliki kontribusi penting dalam mendukung pembangunan berbagai fasilitas umum, termasuk sarana pendidikan dan rumah ibadah.
Tidak hanya menyediakan tenaga kerja profesional, perusahaan juga turut berperan dalam menjaga kualitas pekerjaan konstruksi agar sesuai dengan standar yang diharapkan.
Project Manager PT Ibnu Sada Jaya, Bagus Setyo Cahyono, menyampaikan rasa bangga karena dipercaya untuk mengerjakan pembangunan Mushola Al-Qasim. Menurutnya, proyek pembangunan rumah ibadah memiliki nilai moral dan spiritual yang sangat tinggi.
“Ini merupakan amanah yang sangat baik bagi kami. Pembangunan Mushola Al-Qasim bukan hanya proyek konstruksi biasa, tetapi juga memiliki nilai ibadah dan manfaat besar bagi para santri. Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan ini secara maksimal agar mushola dapat segera digunakan,” ujar Bagus.
Ia menjelaskan bahwa proses pembangunan dilakukan dengan memperhatikan kualitas bangunan, kenyamanan pengguna, serta ketahanan fasilitas agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Tim pelaksana juga berupaya memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan.
Bagus menambahkan, keterlibatan perusahaan jasa tenaga kerja Medan dalam proyek sosial dan keagamaan menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dunia usaha terhadap masyarakat. Menurutnya, perusahaan tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung pembangunan lingkungan yang lebih baik.
Pembangunan Mushola Al-Qasim juga mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar pondok pesantren. Banyak warga menilai keberadaan mushola nantinya akan memberikan manfaat tidak hanya bagi para santri, tetapi juga masyarakat sekitar yang membutuhkan tempat ibadah.
Selain digunakan oleh santri, mushola tersebut diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat sekitar, seperti pengajian, kajian Islam, kegiatan Ramadan, hingga pembinaan anak-anak dan remaja.
Dukungan terhadap pembangunan fasilitas pendidikan dan rumah ibadah memang menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang penting di tengah masyarakat. Kolaborasi antara tokoh masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan perusahaan jasa tenaga kerja Medan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan lingkungan sekitar.
Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan terhadap fasilitas pendidikan dan sarana ibadah yang memadai terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah santri dan masyarakat. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar proses pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang keamanan dan tenaga kerja, PT Macan Sejahtera Cahaya bersama PT Ibnu Sada Jaya terus menunjukkan komitmen dalam mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Tidak hanya fokus pada pelayanan profesional, kedua perusahaan juga aktif memberikan kontribusi terhadap lingkungan sekitar.
PT Ibnu Sada Jaya sebagai perusahaan jasa tenaga kerja Medan misalnya, selama ini dikenal aktif dalam mendukung berbagai proyek pembangunan infrastruktur, penyediaan tenaga kerja profesional, hingga kegiatan sosial di berbagai daerah. Perusahaan tersebut juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada mitra dan masyarakat.
Keberadaan jasa tenaga kerja Medan yang profesional memang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan tenaga kerja yang terlatih dan berpengalaman, berbagai proyek pembangunan dapat berjalan lebih efektif, aman, dan berkualitas.
Selain itu, perusahaan jasa tenaga kerja Medan juga berperan dalam membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat serta meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal. Hal tersebut tentu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Bagi Pondok Pesantren Baitul Quran, pembangunan Mushola Al-Qasim menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan dan pembinaan keagamaan bagi para santri. Kehadiran mushola tersebut diharapkan dapat memperkuat suasana religius di lingkungan pesantren.
Pihak yayasan juga berharap semangat kepedulian sosial seperti yang dilakukan Kasim dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk turut membantu pengembangan dunia pendidikan dan fasilitas ibadah.
Menurut pengurus yayasan, bantuan pembangunan mushola bukan hanya sekadar dukungan materi, tetapi juga bentuk perhatian terhadap masa depan generasi muda yang sedang menempuh pendidikan agama di pesantren.
“Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi Bapak Kasim, keluarga, serta semua pihak yang terlibat dalam pembangunan Mushola Al-Qasim,” ujar salah satu pengurus yayasan.
Dengan dimulainya pembangunan mushola tersebut, para santri kini memiliki harapan baru untuk dapat menjalankan kegiatan ibadah dengan lebih nyaman. Kehadiran fasilitas ibadah yang representatif tentu akan memberikan suasana belajar yang lebih baik dan mendukung pembentukan karakter Islami.
Kolaborasi antara tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, perusahaan konstruksi, dan jasa tenaga kerja Medan menjadi bukti bahwa pembangunan sosial dapat terwujud melalui kepedulian dan kerja sama berbagai pihak.
Ke depan, Mushola Al-Qasim diharapkan tidak hanya menjadi bangunan fisik semata, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat membangun generasi muda yang religius, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.












